📍Manhattan, New York.


IMG_9055.jpeg

.

.

.

Waktu menunjukkan pukul tujuh malam. Di dataran Amerika, matahari baru mulai merunduk perlahan di balik cakrawala. Langit Manhattan masih bersimbah cahaya jingga keunguan yang memantul di kaca-kaca gedung pencakar langit, menyapa bumi yang perlahan bersiap menyambut malam.

Alunan musik mengalir tenang dari dalam mobil. Bukan dari playlist digital, melainkan dari saluran radio lokal—Manhattan Radio FM—pilihan pribadi Gerald. Suara penyiar menggema setelah satu lagu usai diputar, membungkus atmosfer senja dalam nuansa nostalgia.

Fezio, yang duduk di kursi penumpang, terkekeh pelan. Ia menahan tawanya, tak ingin membangunkan Hailey yang tengah tertidur nyenyak dalam pelukannya. Matanya melirik ke arah jendela, lalu ke sosok di balik kemudi.

Gerald sempat melirik dari sudut matanya, penasaran pada tawa yang disembunyikan.